Minggu, 20 April 2014

in

Inginku berlari secepat kilat yang menyamber. Menghilang entah sampai kesudut manapun. Kadang ku berpikir harus dengan cara apalagi untuk bisa merasakan semua kepedihan ini. Menggali harapan yang takkan pernah bisa terbit. Inginku meluapkan semua kata yang terangkai dalam hati ini. Andai bibir ini tak pernah terkunci mati oleh semua rasa yang timbul. Semua yang hidup tidak pernah bisa merasakan dalam hati seseorang. Kau tidak pernah tau karna yang kusebut hanya dalam nuraniku saja.

:')

Malam...malam akan selalu hening dan gelap. Ya itulah yang gue rasain dalam beberapa akhir pekan ini hening dan gelap. Entah apa yang gue pengen entah apa yang gue mau, semuanya itu terasa abstrak dan rabun. Enggak tau arah tujuannya akan kemana. Semua yang gue rasakan begitu sulit untuk gue tulis melainkan untuk gue terangkan aja gue enggak mampu. Gue masih enggak tau kenapa setiap semua kejadian yang mampir kedalam hidup gue bisa dengan mudahnya lenyap dan hilang gitu aja. Padahal belum ada loh sepatah kata penjelasan kenapa kejadian tersebut bisa hadir tanpa sengaja ataupun enggak sengaja. Gue sekarang lagi bener-bener enggak ngerti sama semua keabstrakan yang gue rasain saat ini. Entah termasuk salah satunya masalah hati apa bukan itu enggak penting. Kadang gue mikir kenapa dalam hidup semuanya harus dimengerti ataupun mengerti. Kenapa keduanya harus saling berkesinambungan?....*to be continue